DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel, secara resmi memiliki aplikasi Perpustakaan Daerah atau yang diberi nama dengan ePusda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Serah terima ePusda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan secara virtual Kamis (3/12/2020) pagi, dari Direktur PT Enam Kubuku Indonesia Jozep Adyanto kepada Mega selaku Panitia Hasil kerja ePusda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, disaksikan Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin dari Medan Sumatera Utara, PPK ePusda Agus Affandi, Kabid Pengembangan Bahan Pustaka dan Layanan, Kabid Pengelolaan dan Pelestarian Arsip sekaligus pemandu kegiatan serah terima, PPTK e-Pusda dan sejumlah Pejabat Eselon IV DKPUS Babel dari Kantor DKPUS Babel di Pangkalpinang. Walaupun berlangsung secara online, serah terima ePusda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjalan lancar dan sesuai dengan rencana semula.
Asyraf Suryadin Kepala DKPUS dalam arahannya melalui vitual langsung dari Medan, Sumatera Utara mengucapkan terima kasih, dan berharap nanti akan terjadi penambahan buku-buku (ebook).
Nanti, harap Asyraf, buku-buku yang ada dalam ePuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tidak hanya yang diterbitkan oleh para penerbit nasional atau luar, namun juga terbitan dari dalam daerah Bangka Belitung itu sendiri. “Kami berharap proses pengadaan ePusda ini sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Asyraf.
Untuk tahap awal ini, terdapat sebanyak 440 judul buku yang didalam ePusda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diadakan melalui APBD Provins Babel Tahun Anggaran 2020.
Sebelum dibuka untuk umum, ePusda ini dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi sekaligus di launching.
Sementara itu, Direktur PT Enam Kubuku Indonesia, Jozep Adyanto mengatakan, Perpustakaan Digital di masa sekarang sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat mereka tidak bisa mengunjungi gedung perpustakaan.
“Bukan hanya karena pandemic Covid, bisa jadi disebabkan oleh jarak. Tetapi teknologi memungkinkan kita mengurangi hambatan itu, memperkecil kendala-kendala dalam kita menyebarkan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.
Jozep menyampaikan terima kasih kepada Kadis DKPUS dan jajaran DKPUS Babel yang telah mempercayakan PT Enam Kubuku Indonesia menjadi platform perpustakaan digital di Babel.
“Kami berharap bisa memberi manfaat lebih kepada pembaca-pembaca di Babel. Saya juga berharap apabila ada keluhan-keluhan sampaikan saja yang ke kami, tidak akan ada gading yang tak retak. Silakan sampaikan ke kami ada prombelm apa, sehingga kami akan memperbaiki diri,” ucapnya.
Ia berharap suatu saat nanti bisa berkunjung ke Babel, karena katanya, sampai hari ini, Ia belum pernah berkunjung ke Babel.