PANGKALPINANG - DKPUS BABEL, Tim DKPUS Babel melakukan penghimpunan Koleksi karya cetak karya rekam (Hunting) koleksi terbitan daerah di Beberapa OPD Pemerintah  Provinsi Kep. Babel dan Pemerintah Kota Pangkalpinang, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Provinsi Kep. Bangka Belitung; Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kep. Bangka Belitung; Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kep. Bangka Belitung; Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kep. Bangka Belitung; Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang; dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan penghimpunan koleksi karya cetak dan karya rekam (hunting) terbitan daerah dilaksanakan untuk Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam serta mewujudkan pelestarian hasil budaya bangsa melalui terbitan daerah. Dimana bertujuan untuk menghimpun, mendokumentasikan, dan melestarikan karya cetak maupun karya rekam yang dihasilkan oleh perangkat daerah sehingga dapat menjadi sumber informasi resmi, memperkuat identitas daerah, serta menyediakan akses pengetahuan bagi masyarakat, peneliti, dan akademisi. Kegiatan ini juga bertujuan membangun kolaborasi dengan OPD terkait guna memperkuat fungsi perpustakaan daerah sebagai pusat deposit dan pusat referensi karya cetak dan karya rekam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari hasil penghimpunan koleksi karya cetak dan karya rekam di beberapa OPD Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dan Pemkot Pangkalpinang berhasil memperoleh beragam terbitan, mulai dari buku, laporan, buletin, hingga pamflet dengan topik yang mencakup koperasi, perdagangan, lingkungan hidup, kependudukan, hingga pariwisata daerah. Meskipun masih terdapat beberapa OPD yang belum menghasilkan terbitan terbaru, kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian OPD telah memiliki produk terbitan yang potensial untuk didokumentasikan dan disebarluaskan melalui perpustakaan daerah sebagai sumber informasi publik.

Dikatakan Cahya, untuk keberlanjutan kegiatan disarankan agar setiap OPD lebih aktif dalam menerbitkan dan mendokumentasikan karya cetak maupun karya rekam yang memuat informasi strategis dan program kerja, serta menyerahkannya secara rutin ke perpustakaan sebagai pusat deposit daerah. Selain itu, perlu adanya koordinasi berkelanjutan antara perpustakaan dan OPD guna memastikan setiap terbitan dapat terhimpun secara optimal, sehingga koleksi yang tersedia dapat semakin memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi, pelestarian, dan rujukan bagi masyarakat dan akademisi.