PANGKALPINANG – Sebanyak 15 perpustakaan desa/kelurahan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima penghargaan atas implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Terbaik Tingkat Provinsi Tahun 2026 dengan nilai Key Performance Indicator (KPI) 100.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Pengelolaan Perpustakaan Daerah Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Aula Pasir Padi, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (14/10/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menekankan pentingnya pengembangan perpustakaan desa melalui kegiatan yang kreatif dan mampu meningkatkan minat baca masyarakat.

“Lomba Perpustakaan Desa Terbaik merupakan ajang untuk mendorong pengembangan perpustakaan desa, meningkatkan kreativitas pengelola dalam menghadirkan program-program menarik, serta meningkatkan minat baca masyarakat,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menyoroti tantangan meningkatkan minat baca anak di tengah kuatnya daya tarik gawai pada era digital. Menurutnya, perpustakaan perlu menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak untuk membaca, bermain, dan belajar.

“Di era digital saat daya tarik gawai sangat luar biasa, PR kita adalah membuat anak-anak mau membaca buku dan menjadikan perpustakaan ruang untuk bermain dan belajar yang menyenangkan,” ungkapnya.

Kepala DKPUS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Drs. Agus Suryadi, M.Si., dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa penilaian implementasi TPBIS dilaksanakan pada 1 Januari hingga 30 September 2026 terhadap 218 desa/kelurahan mitra TPBIS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penilaian didasarkan pada nilai KPI yang tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM) Program TPBIS.

Program TPBIS mendorong perpustakaan menjadi ruang belajar yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Perpustakaan tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga diharapkan mendukung peningkatan keterampilan, pengembangan potensi lokal, dan pemberdayaan masyarakat.

Adapun 15 perpustakaan penerima penghargaan Implementasi TPBIS Terbaik Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 adalah:

1. Perpustakaan Sempan, Kabupaten Bangka.
2. Perpustakaan Desa Air Belo, Kabupaten Bangka Barat.
3. Perpustakaan Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat.
4. Perpustakaan Desa Rambat, Kabupaten Bangka Barat.
5. Perpustakaan Desa Jebus, Kabupaten Bangka Barat.
6. Perpustakaan Desa Ranggi Asam, Kabupaten Bangka Barat.
7. Perpustakaan Desa Ketap, Kabupaten Bangka Barat.
8. Perpustakaan Jendela Ilmu, Desa Terentang, Kabupaten Bangka Barat.
9. Perpustakaan Desa Benteng Kota, Kabupaten Bangka Barat.
10. Perpustakaan Desa Sekar Biru, Kabupaten Bangka Barat.
11. Perpustakaan Desa Puput, Kabupaten Bangka Barat.
12. Perpustakaan Desa Air Gantang, Kabupaten Bangka Barat.
13. Perpustakaan Desa Teluk Limau, Kabupaten Bangka Barat.
14. Perpustakaan Desa Mentawak, Kabupaten Belitung Timur.
15. Perpustakaan Desa Cendil, Kabupaten Belitung Timur.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perpustakaan penerima maupun perpustakaan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kolaborasi, dan mengembangkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui implementasi TPBIS, DKPUS Babel terus mendorong perpustakaan menjadi pusat kegiatan masyarakat yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan literasi serta kualitas sumber daya manusia di daerah.